Jumat, 17 April 2015

KELUARGA KALIMANTAN

KELUARGA KALIMANTAN

            Kebersamaan yang selalu dijalankan oleh keluarga kalimantan di Universitas Pelita Harapan, Walaupun mereka merupakan berlatar belakang dari berbagai keluarga dan suku yang berbeda, serta bahasa yang berbeda, itu semua tidak menghalangi mereka untuk menjadi keluarga yang akrab. Kebersamaan itu sangat penting bagi mereka, karena manusia saling membutuhkan antara satu dengan yang lain.

Saat mereka datang ke UPH, mereka langsung disambut oleh dengan hangat oleh keluarga kalimantan di UPH.
Penyambutan daerah kalimantan.

Dengan usaha yang keras para kakak - kakaknya menyambut para adik - adiknya dengan tarian khas kalimantan.

Di UPH tempat mereka menimba ilmu, supaya mereka dapat menjadi pribadi yang dapat membawa perubahan dan perkembangan kepada bangsa, terutama untuk daerahnya.

Di sinilah mereka saling mengenal satu persatu, dan tawa canda yang selalu ada di saat mereka bersalam sapa antar saudara.


Hari - demi hari berlalu, hubungan mereka semakin erat, dan menjadi keluarga bagaikan saudara kandung. Hari demi hari persahabatan mereka selalu berkembang


Mereka menjadi keluarga yang satu


Serbagai kegiatan yang mereka lakukan selama berada di UPH.
saling mendoakan antara satu dengan yang lain, walaupun keluarga mereka jauh di kalimantan tetapi di UPH mereka juga tetap mendoakan keluarga mereka.


Sering juga mereka mengadakan devosi, supaya mereka semua lebih mendekatkan diri dengan Tuhan. Ketika mereka devosi, tentunya mereka membawa pembicara yang cetar membahana.

Sungguh hal yang luar biasa yang mereka dapatkan selama di UPH, mereka benar - benar dibentuk menjadi pribadi yang takut akan Tuhan.

Senyum yang membahana dari pembicara yang mereka undang menambah suasana semakin mencekam.

Tentu saja mereka sering jalan - jalan ke tempat tertentu bersama - sama, contohnya saja keliling jakarta.

Mereka juga sering olahraga bersama - sama.


Mereka saling mendorong, saling berbagi, dan melompat lebih tinggi untuk mengapai  cita - cita yang masih mengambang.

Walaupun mereka kebanyakan merupakan pribadi yang jomblo, tetapi mereka masih bisa tertawa.

Walaupun pada awalnya mereka hanya seorang diri, tetapi hari demi hari mereka dapat berteman dengan akrab.

Mereka juga memiliki banyak talenta, contohnya saja main musik, nari, bernyanyi, dll.


Inilah kebahagiaan keluarga kalimantan di UPH, mereka saling mendorong untuk melompat lebih tinggi demi mencapai cita - cita dan mengubah masa depan yang lebih cemerlang. Pendidikan yang mengubah hidup mereka menjadi pribadi - pribadi yang takut akan Tuhan, sehingga mereka sering melakukan devosi dan doa bersama - sama. Kiranya juga mereka selalu hidup rukun, damai, bersatu, dan bertumbuh dalam Tuhan. GBU.



Yuvensius Langgeng

3 komentar:

Unknown mengatakan...

wai ja lampar gak direk weh...

Unknown mengatakan...

Mantap imu

Unknown mengatakan...

clemen: hehehehe :D
hidup jauh dari orang tua ini lah yang kami lakukansebagai keluarga kalimantan..
dek diki : hehehehehhehe :)
kapan FON dan TC bisa gabung lagi...